Friday, November 30, 2007

Ahmadinejad: Konferensi Annapolis Gagal


Presiden Republik Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menyatakan, konferensi perdamaian Annapolis dinilai gagal karena tidak dihadiri oleh delegasi sebenarnya

ImageHidayatullah.com--Presiden Republik Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menyatakan bahwa konferensi perdamaian Annapolis dinilai gagal karena tidak dihadiri oleh delegasi sebenarnya dari bangsa Palestina.

Lebih dari itu, konferensi ini tak memperhatikan kelompok-kelompok minoritas Palestina. Ahmadinejad hari ini dalam pidatonya di hadapan relawan atau basij instansi kepresidenan Iran mengatakan,

"Dalam 60 tahun terakhir, konferensi semacam ini sering digelar. Jelas bahwa konferensi kali ini pun akan mengalami nasib tragis seperti konferensi-konferensi sebelumnya," ujar Ahmadinejad dikutip Kantor Berita IRNA.

Sementara itu, pramarkasa konferensi, Presiden AS, George W Bus justru mengatakan, pertemuan ini sangat berhasil.

Didampingi Mahmoud Abbas dan Ehud Olmert, menyatakan bahwa kesepakatan Annapolis merupakan langkah awal yang menjanjikan harapan. Bush juga menjanjikan peran aktif Amerika Serikat dalam perundingan perdamaian.

Dalam Konferensi Timur Tengah di Annapolis negara bagian Maryland wakil Israel dan Palestina setuju melakukan perundingan perdamaian di bawah pengawasan Amerika Serikat yang berujung pada kesepakatan perdamaian selambatnya akhir 2008.

Penolakan

Sebagaimana diketahui, konferensi ini tidak menyertakan wakil Hamas, yang merupakan salah satu bagian penting dari Palestina. Amerika secara sepihak, hanya menyertakan Mahmoud Abbas, dari kubu kelompok sekuler Fatah, yang selama ini lebih mudah diajak kerjasama dengan AS.

Karena itu, kemarin, lebih dari 100 ribu penduduk di Jalur Gaza menggelar demonstrasi guna melakukan protes. Umumnya, mereka menentang konferensi perdamaian ala AS di kota Annapolis, Maryland.

Dalam aksi demo ini, Ismail Haniyah, PM pilihan rakyat Palestina, menyampaikan pidato di kota Gaza, mengkritik kehadiran sejumlah delegasi Arab di samping delegasi Israel dalam konferensi Annapolis, dan berkata, kehadiran seperti ini mengandung arti pengambilan sikap mengabaikan perjuangan bersejarah negara-negara Arab dalam masalah Palestina.




No comments: