Tuesday, May 1, 2007

Pemerintah Gagal Tangani Buruh

Hari buruh atau May Day diperingati hari ini,........ jalanan di jakarta macet, yang beruntung adalah sodara2 PKL yang sering diusir trantib di Monas. Istilah jawane' mremo,.... ya lumayan lah sekali2 buruh berbagi rejeki dengan PKL........


Jakarta hari ini, Setiap kali memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), ribuan buruh selalu turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Ini menjadi bukti kegagalan pemerintah dalam menangani masalah perburuhan di Indonesia.

Agar buruh tidak kembali turun ke jalan, setidaknya ada 3 hal yang harus diatasi pemerintah agar kaum pekerja ini mendapatkan kenyamanan.

Tiga hal itu adalah peningkatan kesejahteraan buruh dengan menaikkan upah minimum, menyelesaikan persoalan buruh yang di-PHK yang belum mendapatkan pesangon, dan penghapusan sistem outsourcing.

Ini adalah bukti belum ada perbaikan terhadap nasib buruh oleh pemerintahan SBY. Pemerintah harus lebih serius menangani buruh, pemerintah sebagai pemegang kebijakan harus memperhatikan nasib buruh. Karena pembiaran terhadap buruh adalah bentuk terhadap pelanggaran hak asasi manusia.

Masih banyak buruh yang di-PHK belum mendapat gaji dan pesangon. Penolakan buruh outsourcing juga tidak ada tindak lanjut. Masih banyak pabrik yang menggunakan buruh kontrak. Pemerintah harus tegas terhadap yang begini ini.

Terkait dengan revisi UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, yang ternyata masih banyaknya kelemahan dalam UU tersebut yang merugikan buruh. Karena itu, harus ada upaya perbaikan terhadap UU tersebut yang lebih berpihak kepada peningkatan kesejahteraan nasib buruh.

Penolakan buruh terhadap revisi tahun lalu karena draf revisinya lebih membunuh nasib buruh. Kalau revisinya untuk peningkatan kesejahteraan, mungkin para buruh akan terima revisi undang2 tersebut.

Hanya karena pemerintah ditekan oleh AS dan sekutunya yang sedang menjajah Indonesia dengan model VOC Millenium,..........

kenapa rakyat ngga sadar juga,........... padahal dalam Islam telah diatur tentang sistem pengupahan kepada buruh, yaitu tercantum dalam QS Al- An'aam : 141 "Dan tunaikanlah haknya dihari memetik hasilnya."

dalam firman Allah swt yang lain juga disebutkan :
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah, tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. ( Al-Baqoroh 282 )

Sungguh Alquran, adalah kitab sempurna yang di wariskan kepada kita umat muslimin,........

kenapa pemimpin kita tidak mau menerapkan syariat Islam,......?????????

Apakah pemimpin kita mau menjadi orang2 jahilliyah,..........??????

Apakah kita dipimpin oleh orang2 fasiq,...........????????

Astaghfirullahaladziim,.......... aku mohon ampun kepada Allah swt.

No comments: